Perawatan Lansia di Asia

Populasi Asia merupakan Penuaan dan mengalami penuaan dini. Menurut PBB, saat ini Asia merupakan rumah bagi lebih dai setengah populasi dunia berusia 60 keatas. Populasi lansia ini diperkirakan tiga kali lipat menjadi lebih dari 1,2miliar pada tahun2050, dimana 25% orang di asia akan berumur 60 atau lebih.

Perawatan bagi lansia dan orang tua secara tradisional sudah terjadi dirumah. Menganut konsep "Berbakti" dalam masyarakat Timur sebagian besar Asia adalah tanggung jawab utama dari anak untuk merawat orang tua mereka dirumah.

Namun, perubahan demografi dengan keluarga berpenghasilan ganda dan pengenalan perempuan untuk nekerja professional telah menyebabkan konsep ini sangat menantang.

Secara Tradisional, perawatan lansia dalam konteks masyarakat Asia diartikan sebagai panti jompo, tempat dimana orang tua atau lansia yang tidak memiliki pendapatan atau aset, atau yang tidak memiliki keluarga. Standard fasilitas ini rendah dengan beberapa fasilitas atau perawatan professional.

Bentuk perawatan lansia dan orang tua yang baru telah diperkenalkan ke Asia. Kualitas perawatan Lansia yang menawarkan gaya hidup unggul dengan manajemen yang professional dan fasilitas bergaya resor adalah langkah berikutnya dalam evolusi perawatan lansia.

Di Singapore dan Malaysia, langkah langkah sementara dalam pengembangan fasilitas perawatan lansia dan pemukiman para pensiunan telah diambil ahli melalui pemyediaan pelayanan kesehatan swasta sebagai "layanan tambahan". Anggaran 2012 pemerintah Singapura memberikan sejumlah inisiatif yang bertujuan untuk perawatan orang tua. Berbagai tanggapan menjadi sebuah gelombang panggilan untuk memberikan pemukiman lansia/pensiunan. Beberapa judul topik "Ya, kami membutuhkan pemukiman untuk lansia/pensiunan", "Pemukiman pensiunan adalah jawaban bukan bukan panti jompo" dan " Layanan khusus untuk kebutuhan khusus lansia, yang memiliki kemampuan financial lenih."